HOME

PA MATARAM BEKERJASA DENGAN DUKCAPIL KOTA MATARAM

MENGGELAR SIDANG ITSBAT NIKAH PRODEO SEBANYAK 600 PASANGAN

TAHAP I

MATARAM, 26 MEI 2014

 

alt

 

Senin, (26/05/14) Dalam rangka menindak lanjuti memorandum of understanding (MOU) yang telah disepakati bersama antara PA Mataram dengan Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) Kota Mataram, Tanggal 23 April 2014 tentang pelaksanaan Itsbat Nikah bagi 600 pasangan di Kota Mataram yang prosesnya dibiayai penuh oleh Dukcapil Kota Mataram, maka pada hari ini digelar sidang perdana (Tahap I) sebanyak 110 pasagan dari dua (2) Kecamatan yakni Ampenan sebanyak 56 pasangan yang terdiri dari 8 kelurahan dan Kecamatan Sekarbela sebanyak 54 pasangan yang terdiri dari 3 kelurahan.

Data tersebut diperoleh dari hasil verifikasi yang dilakukan oleh Dukcapil terhadap data pasangan yang diajukan oleh setiap kelurahan, yang kemudian setelah data valid diserahkan ke Pengadilan Agama Mataram. Hal tersebut dilakukan untuk memperoleh data yang akurat, karena menurut Waka PA Matara (Nahison) yang dikutip di harian Suara NTB memaparkan bahwa :”Itsbat Nikah bagi pasangan yang pernikahannya belum tercatat di Lembaga resmi sangat penting, namun itsbat nikah ini juga punya konsekuensi hukum yang berat karena data pasangan yang akan mengikuti itsbat nikah harus diverifikasi apakah data yang dicantumkan sesuai dengan fakta di lapangan. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa konsep perkawinan yang benar adalah dilaksanakan di depan pejabat yang berwenang seperti KUA, dengan demikian pernikahan tersebut akan tercatat secara administratif dilembaga terkait sehingga ke depan tidak perlu dilaksanakan itsbat nikah. Oleh karena itu ini merupakan PR bagi dinas terkait untuk melakukan sosialisasi dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat.

Dalam wawancara singkat dengan Wakil Panitera PA mataram Drs, Ahmad, SH, beliau menjelaskan bahwa rencana pelaksanaan persidangan bagi 600 pasangan yang bekerja sama dengan Dukcapil akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yang rencananya dibagi dalam enam tahap, mengingat dalam DIPA pengadilan Agama juga ada anggaran untuk Penanganan perkara Prodeo, sehingga dalam satu bulan direncanakan untuk minggu kedua pelaksanan sidang Prodeo DIPA dan minggu ke empat untuk pelaksanaan sidang Prodeo dari Dukcapil, sehingga harapannya dapat menyelesaikan program kerja yang telah disepakati bersama dalam mewujudkan pelayan kepada masyarakat pencari keadilan khususnya bagi yang kurang mampu.

altalt

Ruang Sidang Utama                                                                 Ruang Sidang II

 

Pelaksanaan sidang tersebut berlangsung di dua ruang sidang, yaitu Ruang sidang Utama yang dipimpin oleh ketua Majlis Hakim Nahison Dasa Brata, SH.Mh, yang didampingi oleh Anggota Malis Drs. H. M. Ridwan L, SH. MH, dan H. Safruddin A. Gani, SH. Sementara betempat di Ruang sidang 2 dipimpin oleh ketua Majlis Drs. Faisal, M.H, yang didampingi oleh Aggota Majlis Dra. Hj. Ernawati dan Dra. Hj. Nur Kamah.

Sidang dimulai dari pukul 08.30 sampai dengan pukul 12.00 WITA. Agenda sidang Itsbat Nikah Prodeo Tahap II juga tengah disiapkan data verifikasinya untuk dilaksanakan persidangannya dalam waktu dekat, dan diharapkan bulan Oktober sudah dapat terselesaikan.

 

 

Ada Tiga Model Warga Peradilan dalam Menyikapi Teknologi Informasi

Ditjen Badilag kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pada tahun 2014 ini. Bimtek administrasi peradilan angkatan I yang fasilitasi oleh Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan (Ditbinadmin) dilaksanakan pada tanggal 10-14 Maret 2014 di Bogor.

Direktur Pembinaan Admanistrasi Peradilan Agama (Diradmin) Dr. Hasbi Hasan, S.H., M.H., menegaskan bahwa Peserta Bimtek Angkatan I diseleksi secara ketat dan terukur melalui beberapa kriteria, di antaranya melalui Portal Informasi Perkara Ditjen Badilaghttp://infoperkara.badilag.net.

 “Dari portal info perkara dapat dilihat PA/MS mana yang tingkat implementasi SIADPA masuk kategori baik, sedang atau kurang,” jelas Hasbi Hasan.

Senada dengan Dirbinadmin, salah satu punggawa Timnas SIADPA/SIADPTA Plus Tohir, S.H., M.H. menegaskan bahwa sebagian besar peserta Bimtek angkatan ini adalah Panitera PA/MS yang tingkat implementasi SIADPA Plus masih kurang. Ditambah beberapa peserta yang  satkernya masuk  kategori baik dan sedang.

“Meskipun banyak yang belum maksimal tingkat implementasinya, tetapi kami tidak menyebutkan satker mana yang masuk kategori kurang baik yang hadir pada hari ini,” ungkap Tohir.

Timnas SIADPA Plus mencatat ada perbaikan data informasi perkara yang siginifikan 27 Februari 2014 (tanggal publikasi surat pemanggilan peserta Bimtek, red) hingga digelarnya kegiatan Bimtek ini, terutama data dari PA/MS tempat asal peserta bimtek.

Bimtek Angkatan I

Bimtek administrasi peradilan angkatan I dihadiri oleh 33 peserta,  sebagian besar panitera/sekretaris PA/MS. Materi Bimtek di fokuskan pada Pola Bindalmin dan SIADPA Plus. Narasumber kegiatan ini adalah Dr. H. Zainudin Fajari, S.H., M.H., Dr. Edi Riadi, S.H., M.H. dan Timnas SIADPA/SIADPTA Plus.

Dipandu oleh instruktur nasional bidang Pola Bindalmin dan SIADPA Plus, Bimtek ini diperkaya dengan simulasi dan praktek dengan harapan para peserta bisa menerapkan secara langsung pengetahuan yang telah dimiliki.

Dirbinadmin menegaskan bahwa setelah kegiatan ini berakhir, Badilag akan terus memantau peserta, apakah ada perubahan yang signifikan di satkernya  setelah mengikuti Bimtek ini?

“Kami yakin Bapak dan Ibu Peserta Bimtek telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengikuti kegiatan ini. Setelah kegiatan ini selesai, Kami berharap Bapak/Ibu bisa menjadi agen perubahan (agent of change) SIADPA Plus di daerah masing-masing,” pesan Hasbi Hasan, yang juga tercatat sebagai Ketua Program Pasca Sarjana Univertas Jayabaya Jakarta.

Tiga model Sikap Terhadap TI

Saat memberikan pengarahan kepada peserta Bimtek, Dirbinadmin menggarisbawahi urgensi pemanfaatan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi adalah suatu keniscayaaan. Pemanfaatan teknologi informasi telah merambah semua lini kehidupan, termasuk di lingkungan peradilan.

Meskipun demikian, warga peradilan memiliki persepsi berbeda dalam mensikapi pemanfaatan teknologi informasi. Ada tiga model warga peradilan dalam mensikapi pemanfaatan teknologi informasi.

Pertama, manual minded. Kategori ini mencakup anggapan semua data perkara harus tetap manual, data manual adalah data yang otentik. Hampir tidak ada ruang bagi pemanfaatan teknologi di bidang administrasi peradilan.

Kedua, extreme minded.  Termasuk dalam kategori ini adalah warga peradilan yang ingin meninggalkan sistem manual dan menggantikannya dengan teknologi informasi  yang jauh lebih canggih.

Ketiga, transition minded. Sikap ini merupakan jalan tengah, untuk semetara mempertahankan sistem manual dan secara bertahap beralih menuju sistem yang memanfatan teknologi informasi secara penuh.

[Timnas SIADPA/SIADPA Plus]

 

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 18 Maret 2014 07:01 )

 

Konsultasi dan Koordinasi PA MATARAM menuju PA BANYUWANGI

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu sumber daya manusianya terutama dalam penguasaan bidang tekhnologi informasi dan pelayanan publik, Pengadilan Agama Mataram dengan dipimpin Ketuanya, Drs. Abdullah, SH., MH. melaksanakan kegiatan Konsultasi dan koordinasi sekaligus silaturahmi ke Pengadilan Agama Banyuuwangi pada Kamis(03/14). 

Meski jarak yang ditempuh cukup jauh, yakni dari pusat kota Mataram ke kota Banyuwangi dengan menggunakan perjalanan darat, namun tidak mengurangi semangat tim dari Pengadilan Agama Mataram dalam menimba ilmu untuk menjadikan perubahan ke arah yang lebih baik. Seperti diketahui, Pengadilan Agama Banyuwangi merupakan salah satu Pengadilan Agama Tingkat Pertama yang memiliki banyak prestasi dalam bidang pengelolaan perkara, pelayanan publik dan meja informasi, serta pengaplikasian SIADPA Plus maka tidak salah kiranya jika Pengadilan Agama Mataram menjadikan Pengadilan Agama Banyuwangi sebagai tempat 'berguru' dan mengambil berbagai pelajaran berharga terutama dalam bidang Tekhnologi Informasi dan Pelayanan Publik.

Tiba kurang lebih pukul 10.00 Wita, rombongan dari Pengadilan Agama Mataram disambutlangsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Banyuwangi. Drs. H. Moh. Khazin dengan didampingi Panitera Sekretaris, Bustami, S.H. karyawan-karyawatiPengadilan Agama Banyuwangi. Kedatangan Pengadilan Agama Mataram di sambut baik oleh Wakil Ketua dan Panitera Sekretaris PABanyuwangi atas kunjungan Ketua Pengadilan Agama Mataram, Drs.Abdullah. SH., MH. beserta rombongan.

Beliau juga mempersilahkan kepada rombongan dari Pengadilan Agama Mataram untuk mengambil ilmu dan pelajaran dari apa yang telah dicapai oleh Pengadilan Agama Banyuwangi untuk dibawa pulang dan diimplementasikan. Di Banyuwangi,rombongan aparat Pengadilan Agama Mataram yang dimotori langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Mataram Drs. Abdullah, S.H., M.H. Dalam silaturahmi yang berlangsung dengan akrab dibicarakan juga mengenai Konsultasi Dan Koordinasi yang mungkin diadakan antara kedua Pengadilan tersebut. Kemudian kami diberi kesempatan untuk melihat dari dekat sistem kerja di Pengadilan Agama Banyuwangi. Mendapat sambutan hangat dari Pengadilan Agama Banyuwangi beserta jajarannya, Ketua Pengadilan Agama Mataram, Drs. Abdullah SH., MH pun mengungkapkan rasa terima kasihnya.

 

alt

 

Beliau meminta kepada rombongan konsultasi dan koordinasi yang ikut serta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menggali ilmu dan dibawa pulang untuk diterapkan nantinya. Setelahpuas menggali ilmu, waktu pun menunjukkan pukul 13.00 Wita, yang berarti waktu isterahat kerja. Tim Pengadilan Agama Mataram pun harus segera menyudahi aktivitasnya.

Menutup perjumpaan, Ketua Pengadilan Agama Mataram, Drs. Abdullah SH., MH mewakili tim studi banding Pengadilan Agama Mataram mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wakil Ketua Pengadilan Agama Banyuwangi, Drs. H. Moh. Khazin beserta jajarannya yang telah sudi menerima dan memberikan sambutan hangat serta memberikan pelajaran berharga terkait pelayanan publik dan tekhnologi informasi. Semoga apa yang telah didapat selama kunjungan ini memberikan manfaat dalam rangka turut mewujudkan visi Mahkamah Agung RI yakni terwujudnya badan peradilan Indonesia yang agung.

 

 

alt

Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 21 Maret 2014 08:17 )

 

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 46

Wakil Ketua PA Mataram
JAM LAYANAN

 

TRANSLATE
Kalender Hijriyah
Polling
Apa yang menarik dari web kami
 
Pengunjung Online
Kami memiliki 9 Tamu online
Pengunjung Kami
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini460
mod_vvisit_counterKemarin763
mod_vvisit_counterMinggu Ini1223
mod_vvisit_counterBulan Ini25940
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung265729
Chat with Us
aris
h. khairil
erni

Zulfan
Intranet



Aplikasi POSBAKUM
Tabayun Online